Selasa, 13 Oktober 2015

Harga Aplikasi App Store di Indonesia Naik Karena Fluktuasi NIlai Tukar


Dalam 36 jam ke depan Apple akan menaikkan harga aplikasi App Store di Negara Indonesia. Tidak hanya Indonesia, dua negara lain yaitu Australia dan Swedia juga mengalami dampak yang sama. Hal tersebut berdasarkan email yang dikirim kepada pengembang aplikasi (developer aplikasi) untuk menaikkan harga aplikasi di negara-negara yang tadi disebutkan dikarenakan fluktuasi nilai tukar mata uang seperti yang dilansir oleh 9to5Mac.


Tidak hanya harga aplikasinya saja yang berubah, harga In-App-Purchase (Biasanya ada konten ekstra yang dapat dibeli, seperti level game, fitur tambahan dan lain-lainnya) juga ikut naik. Untuk kalian yang membeli konten dengan sistem kontrak atau subscribe, Apple tidak akan memberhentikan masa berlangganan kalian tapi mereka akan memberitahukan melalui email mengenai harga baru yang telah ditetapkan oleh Apple.
Although we’re changing the prices for auto-renewable In-App Purchase subscriptions, we won’t interrupt them. We’ll send an email to your subscribers in Australia, Indonesia, and Sweden shortly before their existing subscription renews to let them know of the price increase. The email also includes a link to allow customers to turn their subscription off.
Kemudian untuk aplikasi yang harganya $0.70 atau bisa dibilang kategori murah Apple menawarkan untuk merubahnya menjadi 0.99 AUD agar harga yang didapatkan sama. Hal tersebut sepertinya akan membuat pengembang aplikasi untuk berpikir kembali apakah ingin menyesuaikan tarif tersebut atau tidak karena dampaknya bisa negatif bisa positif.
Disqus Comments