Kamis, 18 Februari 2016

Jadi Gini Loh Alur Program "Reuse & Recycle" Apple

Saat ini iPhone sudah terjual lebih dari 570 juta unit semenjak diperkenalkan oleh sang masterpiece Apple, yaitu Steve Jobs. Namun, Apple tidak mengetahui apakah perangkat iPhonenya tersebut masih digunakan oleh penggunanya atau tidak. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini Apple telah meluncurkan program "Reuse & Recycle", yang dimana programa ini diperuntukkan bagi pengguna yang memiliki iPhone dalam indikator rusak atau cacat dan tidak tahu harus diapain lagi.


Mungkin kalian sekarang ini tidak mengetahui program ada, tapi kenyataannya ada loh guys dan mimin sendiri ngga tau apakah program ini bisa diikuti oleh pengguna iPhone di Indonesia atau tidak.

Sekarang kita sedikit membahas mengenai alur dari program "Reuse & Recycle" ini. Menurut informasi dari Bloomberg, untuk mengikuti ini Apple menetapkan 50 aturan untuk pengguna yang ingin memberikan iPhonenya untuk di recycle (dalam artian dihancurkan ya), contohnya seperti pengecekan perangkat. Apabila iPhone dianggap masih layak, maka perangkat tersebut akan di jual kembali ke pihak kedua tapi jika tidak iPhone kalian akan di hancurkan oleh Apple sampe berkeping - keping (Lebay).

“Apple shreds its devices to avoid having fake Apple products appearing on the secondary market, Jackson said. The company is working on ways to reuse components in the future, she said, declining to elaborate.”

Jadi intinya, program ini dimaksudkan oleh Apple untuk menghindari perangkat iPhone yang di refurbish bukan dari pihak Apple langsung. Pastinya kalian udah tau dong ya kalo di Indonesia itu lagi banyak bertebaran iPhone refurbish, mending kalo dari Apple ini dari orang yang coba - coba combine perangkat dan alhasil dalam beberapa bulan setelah pembelian kemungkinan akan terjadi error.

Sumber: Bloomberg
Disqus Comments